Kasoem & Co. Optical

Individual Eye Care

  • Tentang Kami
  • Frames
  • Lenses
  • Soft Contact Lens
  • Sunglasses
  • Accessories
  • Lokasi / Kontak

Sejarah A.Kasoem

Posted by kasoemoptical on 04/22/2012
Posted in: History. Tinggalkan sebuah Komentar

Atjoem Kasoem 1917 – 1979

Pada tahun 1938, Bapak Atjoem Kasoem atau lebih dikenal dengan nama A. Kasoem mendirikan perusahaan optik dengan nama A. Kasoem Optik.

Sekitar tahun 1970-an A.Kasoem melakukan Ekspansi bisnis dengan membangun pabrik lensa terbesar di Asia Tenggara dan pada saat itu pula A. Kasoem memiliki pabrik frame di bandung – Jawa Barat. Atas prestasi tersebut A. Kasoem mendapat penghargaan dari pemerintah Indonesia sebagai PIONEER optik di Indonesia. Usaha yang dirintisnya sejak tahun 1930-an hingga saat ini berkembang dengan berbagai Merk.

Perawatan kaca mata

Posted by kasoemoptical on 04/12/2011
Posted in: Tips. Tinggalkan sebuah Komentar

1. Bersihkan lensa dengan sabun cair untuk menghilangkan debu atau lemak

2. Bilas dengan air bersih (mengalir)

3. Keringkan lensa dengan lap bersih, lembut dan lakukan pengelapan ke satu arah hingga bersih

4. Hindari pemakaian lensa cleaner terlalu sering

5. Jangan meletakan kacamata dengan permukaan lensa ada dibawah

6. lakukan perawatan minimal 1-2 minggu sekali

Sejarah Kacamata

Posted by kasoemoptical on 04/12/2011
Posted in: History. Tinggalkan sebuah Komentar

Tak banyak orang yang tahu bahwa orang pertama yang menjelaskan soal mekanisme penglihatan pada manusia yang menjadi dasar teori optik modern adalah ilmuwan Muslim asal Irak. Namanya Ibnu Al-Haytham atau di barat dikenal dengan nama Alhazen. Lewat karya ilmiahnya, Kitab Al Manadhir atau Kitab optik, ia menjelaskan berbagai ragam fenomena cahaya termasuk sistem penglihatan manusia. Selama lebih dari 500 tahun, Kitab Al Manadhir terus bertahan sebagai buku paling penting dalam ilmu optik. Di tahun 1572 M, karyanya diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dengan judul Opticae Thesaurus.

Haytham mencatatkan namanya sebagai orang pertama yang menggambarkan seluruh detail bagian indera penglihatan manusia. Ia memberikan penjelasan yang ilmiah tentang bagaimana proses manusia bisa melihat. Salah satu teorinya yang terkenal adalah ketika ia mematahkan teori penglihatan yang diajukan dua ilmuwan Yunani, Ptolemeus dan Euclid. Kedua ilmuwan ini menyatakan bahwa manusia bisa melihat karena ada cahaya yang keluar dari mata yang mengenai objek. Berbeda dengan keduanya, Ibnu Al-Haytham mengoreksi teori ini dengan menyatakan bahwa justru objek yang dilihatlah yang mengeluarkan cahaya yang kemudian ditangkap mata sehingga bisa terlihat.

Haytham juga menulis buku tentang matematika, kosmologi, dan evolusi. Sayangnya, dari sekian banyak karyanya, bukunya diperkirakan berjumlah 200 lebih hanya sedikit yang tersisa. Bahkan karya monumentalnya, Kitab Al Manadhir, tidak diketahui lagi rimbanya. Orang hanya bisa mempelajari temuannya melalui terjemahannya yang ditulis dalam bahasa Latin.

Posts navigation

  • EyeGlass Guide

    EyeGlass Guide
  • Twitter Terbaru

    • I'm at Domino pizza tebet green 4sq.com/JkUGRJ 3 days ago
    • I'm at Kasoem & Co. Optical (Jakarta Timur, DKI Jakarta) 4sq.com/L85FcW 5 days ago
    • "-Discount Frame up to 50%-Paket Frame + Lensa mulai Rp.100 Ribu-Soft Contact Lens..." @ Kasoem & Co. Optical: 4sq.com/JfPWwF #4sqTip 5 days ago
    Follow @kasoem
  • Kategori

    • History
    • Tips
  • Tulisan Terkini

    • Sejarah A.Kasoem
    • Perawatan kaca mata
    • Sejarah Kacamata
Blog pada WordPress.com. Tema: Parament oleh Automattic.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Powered by WordPress.com